Berita yang hadir kali ini datang dari kalangan atlet eSport yang bernama Winda Lunardi. Dikabarkan bahwa gamers cantik yang menggunakan username Earl Evos ini telah kehilangan uang tabungannya sebesar 22 Miliar Rupiah di Maybank. Sejak Jumat lalu memang berita ini sudah cukup hangat dibicarakan, pasalnya tersangka yang diperkirakan sebagai Kepala Cabang Maybank Cipulir telah memanipulasi uang milik Winda dan ibunda nya.

Sebenarnya kasus ini sudah cukup lama diketahui oleh Winda pada Februari 2020. Alasan kenapa sampai saat ini malah baru tersebar kasus penyelundupan uang dari pihak Maybank karena ternyata tidak ada kemajuan. Winda membawa kuasa hukumnya ke bareskrim polri untuk mempertanyakan kelanjutan kasusnya.

Pihak Maybank Tidak Memperlihatkan Itikad Baik

Winda sebelumnya sudah mendatangi bareskrim polri untuk membuat laporan akan kehilangan uangnya di bulan Februari dan Maret lalu. Yang membuat Winda geram adalah karena pihak Maybank tidak menunjukkan ada niat atau itikad baik perihal pengembalian dana. Joey Pattanasarany yang bekerja sebagai kuasa hukum Winda menyatakan bahwa laporan pertama ditanggapi cukup baik. Masalahnya adalah pada tanggapan kedua dimana pihak Maybank mengirimkan surat yang mengatakan bahwa permasalahan tersebut sudah selesai.

Meskipun penghasilan yang didapat oleh Winda dari memenangkan turnamen cukup besar, namun ia tentu menginginkan uang sebesar 22 Milyar tersebut kembali. Winda menyatakan bahwa uang tersebut bukan hanya miliknya saja, namun juga uang milik sang bunda. Ibu Floretta mengatakan bahwa permintaannya untuk bertemu direksi Maybank tidak ditangapi sehingga kasus ini terus berlarut.

Kelanjutan Kasus Dana Atlet Evos

Tersangka yang berinisial A dikabarkan menghilang setelah memindahkan dana tabungan Winda ke rekening teman-temannya. Perkiraan sementara, ia melakukan tersebut untuk memutar uang milik Winda agar dijadikan modal berjudi di www sbobet. Tersangka A mengambil uang tabungan Winda hingga kering dengan menyelundupkannya secara berangsur dengan mengirimkannya pada beberapa teman tersangka.

Hingga saat ini kabarnya laporan milik Winda sudah masuk kepada tahap penyelidikan pada bulan Oktober lalu. Winda juga mengaku semakin kesal karena ia tidak bisa melakukan banyak hal untuk tidak terlalu memikirkan kasus ini. Karena banyak tempat yang masih ditutup karena pandemi kemarin, apalagi bioskop XXI masih belum beroperasi seutuhnya. Maka dari itu Winda ingin lebih fokus kepada kasus ini hingga uang tabungannya bisa kembali.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *